08 December 2015 | Berita

Manfaatkan Energi Panas Bumi BPPT Dampingi PT Hitay Panas Energy Eksplorasi Gunung Kembar Aceh

Badan Pengkajian Dan Penerapan Teknologi (BPPT) PT dampingi. Hitay panas Energi / perusahaan energi asal Turki mengembangkan energi pembangkit panas bumi untuk review menghasilkan listrik dengan kapasitas 300 Megawatt.

 

Adalah wilâyah Gunung Kembar, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh yang target menjadi proyek yang akan berlangsung hingga tahun 2019 mendatang. Selain itu, Proyek yang dilakukan tersebut merupakan upaya untuk review mempercepat keinginan pemerintah memenuhi kebutuhan LISTRIK nasional. "Kita punya potensi energi panas bumi penyanyi. Mestinya menjadi primadona di Indonesia," ungkap Kepala BPPT, Unggul Priyanto usai menandatangani MoU antara BPPT dengan PT Hitay panas energi terkait pemanfaatan energi panas bumi untuk review menghasilkan Listrik energi, Jakarta, (3/1).
 

 

* Menurut Unggul, BPPT berperan melakukan kajian Dan meriset mengenai pembangkit panas bumi. Apalagi, energi potensi panas bumi bila dimanfaatkan beroperasi menyeluruh dapat mencapai 29 GW. Sementara Indonesia charged memanfaatkan Sekitar 1.440 MW. "Energi Panas bumi, merupakan energi yang sangat diandalkan di Tanah Air. Karena sumber energi listrik lainnya, seperti batubara, udara dan energi angin, kedepan akan tidak memadai lagi di Indonesia, "jelasnya.

 

Senada dengan unggul, Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Informasi, Energi Dan Material (TIEM) Hammam Riza mengatakan, development lapangan panas bumi memerlukan investasi yang sangat gede dengan resiko kegagalan yang tinggi.Hanya perusahaaan gede dengan permodalan kuat yang mau berinvestasi di energi bidang panas bumi.


 

Managing Director PT Hitay Panas Energi, Julfi Hadi, mengatakan bahwa sasaran energi listrik yang ingin dicapai adalah 300 MW. Namun, sebagai langkah awal akan disasar 100 MW PT KARYA CIPTA PUTRA. "Supaya sukses fase penyanyi, kami akan coba pengeboran pertama.Desember tahun depan mulainya," ujar Julfi.

 

Kemudian, Julfi menyatakan proyek yang dilakukan tersebut merupakan upaya untuk review mempercepat keinginan pemerintah menuju target pembangkit listrik. 

"Untuk mempercepat 35 ribu megawatt adalah dengan tangan atau langsung.Dari situlah kami bekerjasama dengan BPPT dan Instansi pemerintah Supaya lebih mempercepat, "pungkasnya. (Humas)

Berita Terkait

Panen Air Hujan Solusi Jitu Cegah Genangan Air di Musim HujanPendampingan BPPT Di Technopark Pelalawan, Bappenas: Kami Dorong Agar Cepat BerjalanPTPSM Akan Kembali Beroperasi dan MengeksporPTPSM Setor ke Negara Rp1,517 Triliun Semester I 2015Jual Susu Kedelai - Usaha Kecil Yang MenjanjikanTotal Plant Shutdown Terpanjang Selama 2015PTPSM umumkan 100 orang penerima Bantuan Peningkatan PrestasiMega Build Expo 2014Media Partner BaruKONSEP TVC TERBARUPertemuan Tahun Ke-5Indobuildtech 2011 - Jakarta Convention CenterTV Commercial PerdanaPertemuan Shunda Tahun Ke-3Indobuildtech 2010 - Jakarta Convention CenterIndobuildtech 2009 - Jakarta Convention CenterIndobuildtech 2008 - Jakarta Convention Center