07 December 2015 | Berita

Jual Susu Kedelai - Usaha Kecil Yang Menjanjikan

Memulai usaha susu kedelai merupakan pemikiran yang cerdas, karena prospek usaha ini sangat menjanjikan guna meningkatkan pendapatan keluarga. Harganya yang terjangkau menjadi pilihan banyak orang sebagai pengganti susu sapi yang memiliki harga lebih mahal. Peluang usaha ini dapat dikategorikan usaha rumahan yang bisa dijalankan dengan modal yang kecil, tapi bila tepat dalam mengelolanya akan membawa keuntungan yang cukup besar.

Seperti yang dilakukan Sukri, mantan karyawan subkontraktor PT Newmont Nusa Tenggara (PTPSM) di departemen transport. Ia mulai menekuni usaha susu kedelai sejak dua tahun silam. Usahanya saat itu didukung oleh lima orang temannya. Namun karena kondisi PTPSM tahun lalu yang berujung pada menurunnya perputaran ekonomi masyarakat, terutama di Maluk, membuat ia kehilangan teman-temannya saat itu. Demikian juga dengan Sukri, ia harus kembali ke Lombok untuk mencari pekerjaan lainnya.

Empat bulan silam, Sukri kembali ke Maluk untuk mencoba mengadu rejeki dan kembali bekerja di salah satu subkontraktor. Lagi-lagi ia harus berhenti karena kontraknya tak diperpanjang. Sukri tak kehabisan akal, ia kembali mencoba menghidupkan usaha kecilnya dulu; menjual susu kedelai.

 “Kali ini saya yakin, PTPSM sudah mulai beroperasi normal kembali dan kegiatan ekonomi masyarakat Maluk dan sekitarnya sudah seperti dulu lagi,” tuturnya pada kami. Susu kedelai buatan Sukri banyak dijumpai di terminal Benete. Ia menyadari, ribuan karyawan dan mitra bisnis PTPSM merupakan target pasar utamanya. Tak sedikit karyawan PTPSM yang membelinya sebagai bekal bekerja, selebihnya ia juga memenuhi pesanan dari kantor-kantor di Taliwang dan Jereweh. Untuk itu ia pun berharap agar kejadian berhentinya operasi tambang PTPSM tahun lalu tidak terulang lagi, agar usahanya tetap lancar.

 Susu kedelai buatannya ia kemas dengan kantong-kantong plastik kecil berukuran 100 ml dan 200 ml. Kemudian dua orang temannya menjajakan dan mengantar pesanan dengan beberapa cool box berisikan sekitar 30 bungkus. Satu kantong plastik berukuran 100 ml ia jual dengan harga Rp1000 dan 200 ml seharga Rp3000.

 “Saya memerlukan sekitar 5 kg biji kedelai/hari,” tukasnya. Dan per hari saya bisa menghasilkan kurang lebih 250 bungkus susu kedelai siap santap,” imbuhnya. Proses pembuatan susu kedelai tiap harinya ia mulai sejak pukul 22.00 – 09.00 WITA. Modal untuk membeli 5 kg kedelai, gula, madu dan bahan-bahan lainnya tak lebih dari Rp200.000/hari. Jika terjual habis, ia dapat mengantongi Rp750.000/hari.

 Susu kedelai menjadi minuman pilihan sehari-hari bagi banyak orang, mengingat manfaat susu kedelai yang memiliki banyak gizi bagi tubuh seperti protein, vitamin, dan mineral. Selain itu susu kedelai baik untuk kesehatan jantung, mengurangi kolesterol, mencegah osteoporosis, dan mengurangi resiko diabetes.

 “Saya tidak perlu lagi begadang, masuk malam dengan resiko kecelakaan yang besar. Kalau penghasilan per hari, alhamdulillah lebih dari cukup, ini yang sangat saya syukuri,” ungkapnya sambil tersenyum. “Dengan usaha ini saya bisa menjadi manajer, owner dan sekalian juga menjadi presedirnya,” candanya.

Berita Terkait

Panen Air Hujan Solusi Jitu Cegah Genangan Air di Musim HujanManfaatkan Energi Panas Bumi BPPT Dampingi PT Hitay Panas Energy Eksplorasi Gunung Kembar AcehPendampingan BPPT Di Technopark Pelalawan, Bappenas: Kami Dorong Agar Cepat BerjalanPTPSM Akan Kembali Beroperasi dan MengeksporPTPSM Setor ke Negara Rp1,517 Triliun Semester I 2015Total Plant Shutdown Terpanjang Selama 2015PTPSM umumkan 100 orang penerima Bantuan Peningkatan PrestasiMega Build Expo 2014Media Partner BaruKONSEP TVC TERBARUPertemuan Tahun Ke-5Indobuildtech 2011 - Jakarta Convention CenterTV Commercial PerdanaPertemuan Shunda Tahun Ke-3Indobuildtech 2010 - Jakarta Convention CenterIndobuildtech 2009 - Jakarta Convention CenterIndobuildtech 2008 - Jakarta Convention Center